Tampilkan postingan dengan label kkn diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kkn diary. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Oktober 2011

Catatan KKN


Rizal Ramdhani
Kesan:
pengalaman luar biasa dan keluarga yang hebat kita dapatkan, dinamika masyarakat yang tinggi kita alami sampai caci dan puji kita dapati, anak-anak TPA dan TKA yang membuat kita terhibur dan semangat sampai akhir pengabdian,  pasti sulit untuk kita tinggalkan, itulah segelintir kenangan yang sulit kita lupakan,, thank’s  for Gunturgeni yang telah memberikan kami inspirasi yang tinggi untuk bekal di hari nanti,, sekali lagi thank’s for Civil Society Gunturgeni.

Jum’at140711 Hari ke 5 KKN


05.00-06.00
Setelah sholat shubuh kita mengawali hari dengan baca koran (langganan), santai sejenak, dan bersih-bersih masjid. Menyapu halaman pun tak lupa kami kerjakan. Musim kemarau yang kering menyebabkan debu-debu mudah ditiup angin sehingga membuat tidak nyaman bagi pernafasan. Untuk itu kami (Saya dan Rizal) menyiram terlebih dahulu halaman masjid dan sekitarnya, kemudian menyapu sampah-sampahnya. Selain itu menyiram tanaman juga kami lakukan, kasihan sekali tanaman di sekitar masjid kurang mendapatkan air di musim kemarau ini.
Setelah bersih-bersih selesai kami lakukan, kembali bersantai sejenak di kamar tempat tinggal kami (tepatnya sebuah ruangan yang dulunya sebagai mushola sebelum dibangun masjid yang kami maksud tadi). Ketika berleha-leha di dalam ruangan sambil bincang-bincang dan juga diiringi alunan musik dari laptopnya Wahyu, kami mendengar ada pengumuman dari masjid yang intinya mengajak warga (bapak-bapak dan pemuda) untuk kerja bakti di makam. Kami langsung respon dan bersiap-siap untuk ikut bersama warga melakukan kegiatan tersebut.

Jumat, 28 Oktober 2011

Selasa [12/07/11] 2nd Day

13.00-14.00
Kami mencoba melakukan pendekatan dengan Pak Dukuh. Kami mengajak beliau berdiskusi di ruang tengah rumahnya setelah makan siang. Kami memulai dengan penuh hati-hati karena takut menyinggung bahkan menyakiti hati Pak Dukuh. Walau bagaimana pun kami tahu ini akan sakit. Tetapi di satu sisi kami tidak punya pilihan lain karena kami ke sini mempunyai tujuan yaitu menjalankan kegiatan KKN. Kegiatan KKN tidak akan berjalan dengan lancar apabila terhambat oleh masalah non teknis seperti di rumah Pak Dukuh ini, yakni tegangan listrik yang tidak memenuhi. Menghidupkan laptop saja tidak bisa karena Daya listrik langsung mati. Kami tidak bisa bertahan lebih lama lagi di sini, kami ingin pindah!

KKN First Day [11/07/11]

Jam 08.00 kesibukan dimulai dari asrama, persiapan keberangkatan menuju lokasi KKN, walaupun ada yang sudah mempersiapkannya sejak dari tadi malam. Peralatan mandi, sholat, dan keperluan lainnya tak luput dari perhatian karena di tempat KKN nanti kita akan melangsungkan kehidupan seperti biasanya ketika kita di asrama ataupun rumah masing-masing namun yang berbeda dari KKN adalah kita diharuskan campur baur dengan masyarakat sekitar, bekerja sama dengan mereka, dan mengaplikasikan semua yang telah didapatkan pada perkuliahan di tempat tersebut. Semua hal itu bisa dikatakan mudah jika kita memang mudah bergaul, bekerja sama dengan orang lain, dan yang terpenting adalah mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

An Introduction

Kami adalah kelompok I KKN STEI Hamfara yang terdiri dari 11 (sebelas) orang dengan rincian: laki-laki 7 (tujuh) orang dan perempuan 4 (empat) orang. Anggota kami diantaranya adalah:
1.         Sugeng Riyadi
2.         Ali Haidar
3.         Ardiansyah Simbala
4.         Rifky Fathurrahman (Saya)
5.         Rizal Ramdani
6.         Yuusuf Tsani
7.         Wahyu Mustika Adji
8.         Erlina
9.         Miswanti
10.     Intan Malela
11.     Wulan Nur Oktavia